Halo
#MillenialPejuangIbukota

I am web developer
Lihat Foto Galeri

Kenali Pradana

Muhammad Pradana Indraputra, lahir di Jakarta pada tanggal 25 Juni 1992. Selama 26 tahun Pradana hidup dan besar di Jakarta. Selama itu juga Pradana membekali dirinya dengan ilmu dan pengalaman dari segala kegiatan positifnya. Sejak SMA, Pradana sudah aktif dalam organisasi OSIS dan menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jakarta Selatan. Setelah sampai ke jenjang perguruan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), antusiasme Pradana untuk tetap aktif dalam organisasi ditunjukkan dengan menjadi Ketua Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA).

Walau hidup sebagai anak tunggal, Pradana membuktikan diri untuk hidup mandiri. Berbekal keinginan kuat, Pradana mengembangkan jiwa entrepreneur dalam dirinya dengan mendirikan usaha event organizer. Saat ini, Pradana telah berhasil mengembangkan usaha EO tersebut dan menambah usahanya dengan memiliki perusahaan lain di bidang periklanan dan industri lampu. Tidak hanya sukses merintis usaha, jiwa kepemimpinan Pradana juga mendapat perhatian dunia. Di tahun 2012, Pradana diundang ke Amerika untuk mengikuti sekolah kepemimpinan SUSI RPA (Study of the U.S. Institutes for Student Leaders). Pradana juga bergabung dalam forum International Young Leaders Assembly (IYLA) di New York dan Washington DC yang merupakan forum pemimpin muda dunia dan diikuti oleh 73 negara. Pada umur 22 tahun, anak muda ini diminta oleh Jendral Purnawirawan Wiranto sebagai Wasekjen (wakil sekretaris jenderal) termuda dalam salah satu partai politik pada waktu itu.

Pradana menjaga semangatnya untuk terus belajar dan mengembangkan diri hingga saat ini dengan mengikuti sekolah KASYP (Konrad Adenauer School for Young Politician - Regional Asia Pacific), dimana ia terpilih untuk mewakili Indonesia dalam rangkaian program di Kamboja, Malaysia, Nepal, dan Jerman. Kesibukan Pradana di dunia Internasional tidak serta membuatnya lupa akan asal dirinya yang berangkat sebagai remaja masjid. Sampai saat ini Pradana tetap aktif dalam beberapa kegiatan seperti ISYEF (Indonesian Islamic Youth Economic Forum) 2018. Mencalonkan diri sebagai anggota legislatif jalur independen (non-parpol) di tahun 2019 merupakan suatu langkah baru untuk Pradana agar dapat terus membawa ilmu dan semangatnya dalam tanggung jawab yang lebih besar.

Tapak Tilas

Pendidikan


Universitas Indonesia (2010 – 2015)
Korea University, Seoul (2012)
SD, SMP, SMA Al Azhar 01 (1998 – 2010)

Training and Conference


ISYEF ( Islamic Youth Economic Forum)
KASYP (Konrad Adenauer School for Young Politician – Region Asia Pasifik)
IYLA (International Youth Leader Assembly, New York, USA)
SUSI RPA (Study of U.S. Institute of Religious Pluralism and Democracy, Washington D.C., U.S.A.)

Pekerjaan


PT Harsono Karya Media (Direktur Utama) – Periklanan/Advertising
PT Gemilang Scarto Mandiri (Direktur Utama) – Lighting
PT Akusara Indonesia Sejahtera (Komisaris Utama) – Event Organizer

Organisasi


Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Non-Aktif); 2015-2017
Wakil Ketua Alumni Sekolah Islam Al Azhar Kebayoran Baru; 2015 - now
Ketua Umum Satuan Pelajar Mahasiswa Hanura (Non-Aktif); 2013 - 2017
Presidium Indonesia Youth Council; 2012 - 2013
Ketua Umum Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA); 2010 – 2012
Ketua Bidang OSIS SMAI Al Azhar 01; 2009 – 2010
Purna Paskibraka Indonesia Jakarta Selatan (PPI JS); 2008 – now
Pemuda Remaja Islam Masjid Al Amin (PRISMA); 2004 – 2007

Mengapa memilih Independen?

Memilih berjuang dengan jalur independen bagi saya adalah yang paling tepat untuk menampung aspirasi masyarakat secara utuh tanpa ada kepentingan golongan apapun. Berjuang tanpa diatas golongan siapapun adalah langkah terbaik memperjuangkan kemajuan Jakarta..

Foto Galeri

#MillenialPejuangIbukota